Selasa, 06 Februari 2018

Mencicipi Tubuh Bidan Desaku Yang Bernafsu Tinggi


BCD.Namanya Yuni anggriani, aku memanggilnya bu Yuni atau bu bidan karena dia adalah bidan desa tempatku sekarang tinggal, umur 35 th dan sudah 8 th menikah tapi belum dikaruniani anak. awalnya kenal dengannya kurang lebih 4 th yang lalu yang sebelumnya lebih dulu kenal dengan suaminya yang bernama yanto yang sama sama berprofesi pemasok onderdil mobil.


singkat cerita pada tahun pertama pernikahanku, istriku melahirkan seorang bayi laki laki dan persalinannya dibantu bu bidan Yuni.semua berjalan biasa saja sampai ketika itu jam 11 malem 2 jam setelah proses persalinan normal istriku aku disuruh mengambil obat obatan buat anak dan istriku dirumah bu Yuni.tanpa banyak pikir akupun bergegas kerumah bu Yuni yang berjarak 50m.lampu ruang tamu n tempat prakteknya masih menyala, agak ragu ragu karena takut mengganggu,lalu....

Ting toooongggg


Pintu tempat praktek bu widi tak lama terbuka

"eh mas fahmi,masuk mas"sambut bu Yuni

"iya bu"balesku

"duduk dulu mas,tak ngracik obat dulu"sambung bu Yuni

"ya bu"aku cuma ber-iya iya aja

"enak ya mas udah punya istri cantik sekarang sudah ada dede juga,cowok lagi"bu Yuni mulai buka obrolan sambil ngeracik obat

"alhamdulillah bu,dikasih amanah sama sang kholiq"jawabku

"aku juga pengin banget sebenernya"katanya

"ya tinggal bilang aja sama mas yanto donk bu"lanjutku

"emang mas yanto kemana bu koq gak keliatan"aku coba ganti topik obrolan

"tadi sih telpon katanya mo ngecek barang yang baru datang,jadi pulangnya telat"jawab bu Yuni

"lo bukannya mas juga ngeceknya sama kaya mas yanto?"sambungnya

"iya sih kemarin udah sepakat mo bareng ke tokonya tapi aku tadi pagi dah nyuruh toni buat ngecek coz aku bakal ndampingi istri mo melahirkan"jawabku

"duh bertanggung jawab banget kayaknya mas fahmi ini"lanjutnya sambil tersenyum kepadaku

"hehe...gitu deh bu"


Tak lama obat pun selesai diracik

"ini mas obatnya,aturan pakainya ada di bungkusnya ya mas"kata bu Yuni

"iya bu makasih,permisi sekalian bu"kataku

"iya mas.........mas yanto kayaknya gak bisa ngasih anak deh"deg jantungku serasa berhenti

Kenapa bu Yuni bilang begitu ya?pikirku


"ah jangan bilang gitu bu,belum diamanahi mungkin"

"emang iya koq mas,ya nasibku mungkin,andai saja mas yanto kaya mas fahmi pasti enak deh"senyumnya genit


"ya usaha n tawakal aja bu....eh enak apa maksudnya neh bu"tanyaku

"ya enak...enak jadi istrinya pasti dikelonin terus"

"sama istri sendiri ini kan gak apa apa toh bu"

"iya sih tapi aku jadi ngiri deh"sahut bu Yuni

Sejenak aku mikir nakal


"ngiri minta dikelonin juga?"candaku setengah mancing

"boleh kalo mas fahmi ada waktu"jawabnya seraya tersenyum

"ah udah ah malah ngelantur,aku permisi bu udah malem"

"ok mas,ati ati"jawabnya

akupun segera beranjak takut ada setan lewat....hehe


Setelah kejadian itu entah kenapa bu Yuni selalu datang kerumah dengan berbagai macem alesan medis dan bahkan sering ngasih sesuatu ke anakku yang masih bayi dan selama itu sikapnya ke aku terbilang biasa aja sampai waktu itu hari senin jam 09.00 pagi hari,aku yang kebetulan malamnya habis cek dropan barang sengaja gak ke toko karena kebetulan babysitterku lagi ada hajatan dirumahnya dan anakku sudah berusia 4bulan, jadi sudah agak mudah dimomong


"lagi apa mas"sms masuk dihapeku

"ini siapa ya?"balesku

"Yuni mas...gimana kabar?"

"eh bu Yuni...baik bu,ini lagi momong anak"balesku

"loh ibunya kemana?"balesnya

"kerja bu,udah aktif lagi.eh tau nomorku dari mana?"

"dari hape mas yanto"


Aku tidak membales sms terakhirnya karena harus nimang anak di ayunan coz udah terlelap.

Sudah 4bulan lamanya sejak obrolan dimalam itu


"saya mau ngecek kesehatan nabil mas,boleh?"smsnya lagi

"boleh,bukannya kemarin udah ya bu?"

"ada yang kelupaan mas"

kemudian

tok tok took


Assalamu'alaikum.....

Wa'alaikum salam.....

Aku bergegas ke arah pintu dan membukanya

"eh bu Yuni,mari masuk"kataku

Tak lama anakku pun di perikasanya

"susunya pake ASI apa formula mas?"tanyanya

"sekarang formula bu, ASI cuma bertahan 2 bulan habis itu gak mau lagi"jawabku


"gak mau apa gak boleh sama bapaknya?"candanya

"hehe bisa aja bu Yuni ini emang anakknya gak mau bu mungkin ASInya gak lancar"

"owh...gitu ya"

"gimana yang katanya mau ngelonin aku"ucap bu Yuni tiba tiba

"eh eeeeehh...mmmmmm waktu itu cuma becanda bu,dari pada bingung mau ngobrol apa"sahutku sambil cengar cengir

"loh padahal aku ngarepnya beneran loh"kali ini tatapannya serius

Aku pun terdiam bingung mau mgomong apa

"tapi mana mungkin juga mas fahmi ini mau sama aku yang udah tua"

"kalo dikasih sih ya mau mau aja toh bu"aku menimpalinya dan pikirku selisih umurku hanya 6tahun dibawahnya.


Bu Yuni menoleh ke aku yang sedang duduk di sofa kasur diruang keluarga, kemudian meletakkan anakku yang tadi digendongnya di ayunan, dia menghampiriku lalu mendekatkan wajahnya ke wajahku, dia melumat bibirku dan memainkan lidahnya dirongga mulutku, Aku tersentak kaget dan tak berapa lama akupun balas pagutannya dengan gigitan kecil mesra, bu Yuni melepaskan ciumannya dan berkata


"aku pengin ngrasain spermamu mas"


Aku lanjutkan mencium bibirnya dan begitu lama kami berciuman, tangankupun mulai aktip bergerilya di sekitar dadanya dan memainkan gundukan gunung kembarnya yang masih tertutup blazer n dalemannya...


Wah gede banget, pikirku. kuhentikan ciumanku ku buka blazer n kusingkap tanktopnya, ternyata gak pake BH, langsung ku remes gunung kembar itu dan kupilin puting susunya sementara bibirku dan bibir bu Yuni masih saling berpagutan


"aaaaahhhhh...massssssshhh" Bu Yuni mendesah saat aku mulai menjilati dan mengenyot susunya yang kiri sedang susu kanannya kuremas dan kupilin puting pinknya. bu Yunipun tak tinggal diam, tangannya menggrayangi celana pendekku, mengusap ngusap kontolku yang sudah berontak tegang di celana pendekku yang tak berCD, sambil mendesah coz teteknya ku mainin, bu Yuni menyusupkan tangannya kedalam celana pendekku yang berkolor mencari pusaka tersembunyi. bu Yuni mendorong ku agar tiduran sementara mulut dan tanganku masih asik maenan susu gede bu Yuni.


Bu Yuni memutar badannya hingga posisinya diatasku dan susunya dibiarkan menggelantung dikenyot aku. bu Yuni memlorotin kolorku dan terpampanglah pusakaku, aku hanya memakai singlet aja setelahnya. Bu Yuni mencabut susunya dari seponganku dan merangkak menuju kontolku, mengelusnya dan mengocoknya sebentar lalu dikulumnya kontolku hingga membuatku merinding, sementara aku pun menyibak roknya dan terkaget bu Yuni gak pake CD, Langsung saja ku jilat memeknya yang udah basah, ku jilat memeknya dan ku gigit ringan itilnya namun jeritannya tak terdengar keras coz mulutnya dipenuhi batang kontolku dan kami pun ber69 cukup lama hingga 


"aaaaaaaaahhhhhhhhh

sssssshhhhhh..massssssshhh"


memeknya ditekankan ke wajahku sambil badannya bergetar hebat dan keluarlah cairan khas wanita orgasme. bu Yuni bangkit melucuti pakaian dan roknya yang masih menempel dibadannya sedang aku masih terlentang di sofa dengan kontol yang berdiri tegak, bu Yuni menaikiku dan posisi kami behadapan, dipegangnya kontolku diarahkan ke memeknya dan bleeeessssss...


ambles semua kontolku ke dalam memeknya yang basah, didiamkanya sebentar dan bu Yuni pun mulai menggoyangkan pantatnya maju mundur perlahan lahan memompa kontolku didalam memeknya dan lama kelamaan goyangan maju mundurnya mulai dipercepat dan semakin cepat dan akupun mengimbanginya ikut bergoyang mengikuti irama goyangan pantat bu Yuni, kedua tangannya mengamit tanganku dan meremaskan di teteknya, bu Yuni pun mengeluh menengadahkan kepalanya dan mencengkeram kuat tanganku yang sedang meremas kedua teteknya


"uuuuuuuuhhhhhhgggggg masssshhh........."


bu Yuni ambruk didadaku, dia tersenyum dan, mencium lembut bibir sementara aku menggoyang goyangkan kontolku yang masih terbenam di memeknya yang sudah orgasme dua kali, bu yuni bangkit lagi jongkok diatasku dengan memeknya masih tertusuk kontolku yang masih tegar, dia naik turun diatasku sambil merem melek menikmati surga dunia, sementara teteknya juga ikut naik turun akibat gerak naik turun memompa kontolku, kali ini aku diam saja menikmati pemandangan itu. Sekali kali dimentokin kontolku hingga menyentuh rahimnya sambil dia goyangin pantatnya ke kanan kekiri dan tak lama


"ouuuuchhhh masssssshhh..."


Kontolku basah oleh cairan memeknya yang orgasme yang ketiga kalinya. Bu Yuni ambruk di dadaku lagi dengan kontolku masih menancap tegang di memeknya


"mas ayo digoyang lagi"


Aku tak menyahutnya coz Aku langsung menaik turunkan pantatku, kontolkupun naik turun di memeknya, tiba tiba bu Yuni bangkit dan nungging sambil berpegangan sandaran sofa kasur, Akupun paham langsung mengarahkan kontolku ke memeknya dari belakang, aku genjot kencang tak pedulikan erangan dan racauan bu Yuni, ku remas kupukul pukul pantatnya

Dan tak lama...


"bu..aku mau keluaaaaaaarhhhhhhh"

"didalam ajaaaahhhh...akk...uuuhhh jugaaaaaah mau keluaaaar ohhhhhh"


Crot crot croooooooooottttt

spermaku muncrat didalam memek bu Yuni, Kontolku ku biarkan dimemeknya,ku peluk bu Yuni dari belakang, kucium tengkuknya sambil kuremas gemas kedua teteknya


"emang gak apa apa bu?"

"gak apa apa mas,tenang aja,aku numpang ke kamar mandi dulu ya mas"


Ku cabut kontolku, kupandangi goyangan pantatnya saat telanjang menuju kamar mandi buat bersih bersih, tak lama bu Yuni kembali dari bersih bersihnya, kupandangi teteknya yang menggelayut besar didadanya dan kubiarkan Bu Yuni merapihkan penampilannya lagi, sementara aku cuma pake tisu basah anakku untuk bersihin kontolku dan kupakai lagi kolorku


"makasih ya mas, aku pulang dulu ya"

Bilangnya sambil mengecup

Bibirku dan lalu berlalu dari hadapanku.


Hampir seminggu ga ada kabar,pada hari minggu istriku ditelpon bu Yuni katanya hari ini jadwalnya imunisasi tahap 5. istriku tak seperti biasa, hari itu mengajakku untuk mengimunisasi anakku dirumah bu Yuni dan aku pun menggendong anakku, setelah diimunisasi pas mau pulang istriku kebelet pipis dan memohon ijin buat pipis di wc tempat praktek bu Yuni. Kesempatan itu bu Yuni bilang ke aku kalo dia udah telat mens, aku kaget tapi bu Yuni malah tersenyum gembira.


sesampainya dirumah aku berusaha menghilangkan pikiran bu Yuni yang telat mens setelah berhubungan denganku, hampir tak bisa menghilangkan pikiran andai istriku tidak mengajak bersetubuh.


hari itu hari senin jam 4 sore aku pulang ke rumah dan seperti biasa aku melewati jalan pintas beraspal yang melintas melingkari rumah bu Yuni dari belakang sampai kedepan halaman rumahnya coz rumah bu Yuni terletak di pojok jalan komplek tempatku tinggal. ku lihat bu Yuni sedang membuang sampah dibelakang rumah dan melihatku melintas, dipanggilnya aku


"udah pulang mas???koq pake motor???"sapanya

"iya bu, lagi pengin motor aja biar irit"jawabku sambil tersenyum.

"mampir sini mas, mas yanto lembur lagi cek dropan barang"

"ga enak bu takut dilihat orang nanti bisa celaka"

"masukin aja motornya lewat dapurku mas, ayolah mas, mau ya????"pintanya sambil tersenyum genit

"oke deh bu"sahutku segera memasukkan motorku lewat dapur bu Yuni yang tembus ke garasi mobilnya. 


bu Yuni membuatkan es sirup kesukaanku dan ketika menyuguhkan es sirup, teteknya terpampang jelas di wajahku coz dia memakai kaos berkerah rendah, langsung ku tarik tangannya hingga bu Yuni tersungkur ke arahku, kucium bibirnya dengan ganas, kukulum lidahnya dan kumainkan lidahku di rongga mulutnya, bu Yuni membalas pagutanku. begitu lama kami berciuman, bu Yuni melepaskan ciumannya

"diminum dulu mas kan cape n haus"


akupun meminum es sirup dan kulihat bu Yuni membuka kaosnya dan terlihat jelas teteknya yang gede tanpa tersanggah BH, es sirup rasa susu cap nona neh batinku. kuletakkan gelas es sirup yang telah habis ku minum langsung ku sosor tetek gede yang ngganggur dihadapanku, ku kenyot kencang sampai bu Yuni melenguh, kuremas dan kupilin putingnya yang sudah mengeras sementara itu bu Yuni juga sibuk melepas leggingnya dan...shiiiiiiit, dia gak pake cd...anjriiiiit. 


ku hentikan kenyotanku, kududukkan bu Yuni dan reflek kakinya langsung mengkangkang, kujilat memek n itilnya, tersebak bau khas organ memeknya, kumasukkan lidahku ke dalam memeknya sambil tanganku meremas kedua teteknya tanpa sadar bu Yuni mendesah menikmati lubang memeknya ku jilati, bu Yuni menekan kepalaku ke memeknya hingga membuatku susah bernafas tapi kutahan coz aku terus menjilati memeknya dan kuremas serta kupilin puting teteknya agar bu Yuni semakin dekat dengan kenikmatan orgasmenya

"aaaaaaaaaccchhhhhhhh..."


tubuhnya menggelinjang kuat ketika cairan wanitanya keluar membasahi memeknya, aku segera bangkit dan melepas celana jeansku beserta cd dan jaket yang kupakai, kubiarkan kaos tetap menempel ditubuhku,ku arahkan kontolku ke memek bu Yuni yang masih terlentang di sofa ruang keluarganya, kali ini dengan hati hati coz bu Yuni mungkin sedang mengandung janin hasil hubunganku dengannya. 


perlahan namun pasti kontolku masuk keliang memeknya, aku mulai memaju mundurkan pantatku dan lama lama mulai kupercepat dan terdengan bunyi keciprak gerakan kontolku yang menusuk nusuk memek yang sudah sangat basah, nampak bu Yuni juga ikut menggerak gerakan pantatnya mengimbangi gerakanku. ku remas kedua teteknya yang terombang ambing akibat gerakan pompa kontolku dimemeknya, tangan bu Yuni mencengkeram pantatku seraya membantuku memaju mundurkan kontolku. bu Yuni mengejang, pahanya mengapit pingganggku kencang, dia melenguh kencang dan kontolkupun terasa tersembur cairan hangat memek bu Yuni orgasme. 


bu Yuni lunglai tapi aku melanjutkan mengobel memeknya dengan kontolku, kupercepat gerakanku dan tak lama kontolku hendak mengeluarkan lahar panas, ditekannya pantatku dalam dalam dan kurasakan kontolku mentok dirahimnya dan crooot croooot crooottt..spermaku meluncur deras di dalam memeknya. masih kubiarkan kontolku didalam memek bu Yuni, kucium bibir bu Yuni, kubelai mesra rambutnya. disingkapnya kaosku, dicupangnya bekas cupangan istriku di dadaku.


"buat oleh oleh mas"candanya genit

aku tersenyum sambil mencubit puting teteknya, ku cabut kontolku, tiba tiba dipegangnya kontolku, dijilatnya dan dikulumnya kontolku hingga bersih, ngilu rasanya

"biar gak usah ke kamar mandi mas"timpal bu Yuni

"gak jijik sih bu?"tanyaku tersenyum

"enggaklah mas"jawabnya sambil makein cd ku, sebelum kontolku dimasukkan ke cd, diciumnya kontolku

"makasih ya sayaaang"ucapnya sambil mengusap lembut kontolku lalu dimasukkannya ke cd. 


kupake jeans n jaketku sedang bu Yuni ke kamar mandi lalu mengambil bra n cd, memakainya lalu kaos n legging baru dipakai. aku pamit pulang, mengambil motor dan keluar lewat garasi mobil.

hari hari selanjutnya tiap suaminya gak ada dirumah n tiap ada kesempatan selalu melakukan hubungan sex. hal ini tanpa dicurigai suaminya karena bu Yuni juga selalu melayani suaminya meski katanya kurang puas, pun istriku karena aku selalu rutin tanpa mengurangi rasa dalam hubungan sexku dengan istri. 



Lokasi: Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Panduan Bermain Poker Online IDN Play

BCD.Cara bermain game omaha online untuk para pemula dan yang paling mudah di pahami Perusahaan poker terbesar diasia tenggara IDNPOKER baru...