Nah, baru-baru ini hasil benchmark sebuah perangkat yang menggunakan Snapdragon 865 muncul di website AnTuTu.
Melansir Gizmochina, Snapdragon 865 berhasil mencetak nilai 568.919 poin. Dengan angka ini, praktis semua smartphone yang ada saat ini berhasil ditandingi.
Peningkatannya pun signifikan, melihat rata-rata nilai yang dicetak perangkat Snapdragon generasi sebelumnya yakni 855, hanya di kisaran 450.000.
Angka tersebut pun telah cukup untuk menyingkirkan Apple iPhone 11 Pro Max dengan chipset A13 Bionic yang diklaim paling bertenaga saat ini.
Snapdragon 865 sendiri diperkenalkan beberapa waktu yang lalu oleh Qualcomm di acara tahunannya yang digelar di Maui Hawaii.
Prosesor ini menjanjikan kenaikan 25 persen performa komputasi dan gradis, serta dua kali lipat performa berbasis AI, dan tentunya lebih hemat daya.
"Hal ini mungkin terjadi dengan detak jantung yang sangat cepat," jelas Dasgupta.
Seseorang yang memiliki salinan dari gen yang sangat overaktif ini mungkin mengalami mual, pusing, dan juga rasa tak nyaman ketika mengonsumsi alkohol.
"Mereka cenderung untuk tidak mengonsumsi alkohol karena efek yang mereka alami," terang Dasgupta.
Sebuah penelitian pada tahun 2018 di jurnal Nature menyebut bahwa mereka yang mengalami kondisi wajah memerah setelah mengonsumsi alkohol lebih rentan mencederai DNA dibanding mereka yang tidak. Menariknya, konsumsi kopi malah bisa berdampak positif melindungi DNA.
Walau tidak ada cara untuk mengubah reaksi genetik alkohol, namun terdapat taktik untuk meminimalkan munculnya warna merah di pipi ini. Cara yang paling mudah adalah jangan minum di atas batas toleransi dengan harapan bahwa tubuh akan terbiasa dan pipi merona ini bakal hilang.
Selanjutnya, batasi konsumsi alkohol yang kamu lakukan. Minum dalam jumlah banyak bakal membebani tubuhmu sehingga sebaiknya batasi jumlahnya.
"Minum secara perlahan dan dalam jumlah kecil untuk menghilangkan rasa panas," tandas Dasgupta.
Konsumsi Minuman Beralkohol?









0 komentar:
Posting Komentar